Satpol PP dan Muspika Bogor Utara Musnahkan Ratusan Miras

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Sebanyak 287 botol miras berbagai merk dan empat jerigen miras oplosan hasil razia yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor bersama jajaran Muspika Bogor Utara di sepanjang Jalan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti miras tersebut dilakukan di Mako Satpol PP, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Utara, Senin (9/4/18).

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Hery Karnadi mengatakan, kadar alkohol dari miras yang terjaring ini beda-beda. Mulai dari 5 – 43 persen. Yang paling bahaya itu yang oplosan. Per plastiknya dijual Rp 5- 15 ribu. Karena dijual curahan, kalangan pelajar pun bisa membelinya. Makanya ini paling bahaya.

Hery melanjutkan, dari keterangan para pedagang, minuman oplosan itu dibuat dari campuran berbagai jenis minuman, dengan bahan utama bir hingga ciu. Bahan utama itu, kemudian dicampur dengan serbuk minuman energi, seperti ekstra joss, kuku bima, dan kratingdaeng.

“Jadi, hal itu dilakukan supaya dapat rasa yang lebih manis, tanpa mengurangi tingkat mabuknya. Semua pedagang sudah didata untuk terus kami awasi agar tidak lagi menjual miras ilegal,” ungkapnya.

Hery menuturkan, untuk menjual miras perlu izin dan tidak dijual di warung-warung kelontong. Sebab, salah satu syarat dalam mengurus izin penjualan miras yakni memiliki izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

“Makanya mereka yang punya izin minol dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), biasanya punya izin usaha wisata. Tempatnya juga ya tidak boleh diwarung-warung secara bebas seperti itu,” terangnya.

Sementara, Camat Bogor Utara, Atep Budiman merasa bersyukur, adanya aduan masyarakat yang berujung pada penertiban warung-warung yang menjual miras di wilayahnya. Hasilnya, Muspika Bogor Utara berhasil menyisir dan merazia warung-warung tersebut.

“Awalnya kan ini laporan masyarakat, yang resah di wilayahnya banyak warung jualan miras, banyak anak-anak pelajar yang datang. Supaya maksimal, kami gandeng Satpol PP, kepolisian dan koramil. Hasilnya luar biasa, ratusan botol bisa kami jaring, hanya dari empat titik saja, dari warung kelontong dan toko jamu,” ujarnya.

Atep mengakui, belum ada tindakan hukum bagi para pedagang miras tersebut. Pihaknya hanya mencatat dan menegur para pedagang agar tidak kembali menjual miras. Jika nantinya kedapatan menjual lagi, barulah akan ada tindakan tegas dari pihak Kecamatan Bogor Utara.

“Sebetulnya, sebagai efek jera itu sanksi sosial dari masyarakat. Warga harus tahu, warung mana saja yang jualan miras. Nah kan nantinya akan jadi perhatian warga, harusnya jadi malu, dan tidak lagi jualan miras. Lebih mengarah cara persuasif terlebih dahulu,” imbuhnya.

Kedepan, sambung Atep, akan ada beberapa titik di Kecamatan Bogor Utara yang akan disisir karena disinyalir menjual minuman beralkohol. Sebab, pihaknya juga mendapat banyak laporan dari warga kaitan dengan penjualan miras secara ilegal.

“Waktu minggu lalu saja sebetulnya ada beberapa titik lagi, namun karena keburu bocor, ya kami batalkan. Kami dengan tegas menentang penjualan miras ilegal di Kecamatan Bogor Utara,” pungkasnya.

 

Reporter: Andi
Foto: istimewa

The post Satpol PP dan Muspika Bogor Utara Musnahkan Ratusan Miras appeared first on BOGORCHANNEL.



from BOGORCHANNEL https://ift.tt/2qg4whQ
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru