Kasus Pohon, KNPI Minta Pemkot Laporkan Pengembang Transmart

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– DPD KNPI Kota Bogor dengan tegas menyatakan, mengutuk dan mengecam keras kepada pihak yang melakukan penebangan pohon tanpa mengindahkan peraturan yang ada dan mempertahankan Kota Bogor yang indah, nyaman dan teduh.

KNPI juga meminta Pemerintah Kota Bogor untuk tidak menandatangani surat permohonan penebangan pohon dari pihak Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk segera melaporkan Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart kepada pihak yang berwajib serta memberikan sanksi yang seberat – beratnya kepada pihak tersebut karena mengabaikan dan tidak mengindahkan peraturan yang ada,” tegasnya.

KNPI juga meminta pihak yang terkait khususnya Disperumkim dan Satpol PP untuk tidak bermain mata dengan pihak Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart dalam memberikan sanksi tegas.

“Jika kejadian penebangan pohon yang dilakukan Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart dibiarkan tanpa proses hukum, maka kami DPD KNPI Kota Bogor siap untuk melaporkan kepenegak hukum diatasnya,” ungkapnya.

Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana mendukung pergerakan yang dilakukan oleh DPD KNPI, karena memang sudah seharusnya KNPI yang berfungsi sebagai kontrol sosial dan subjek hukum memiliki hak untuk melaporkan dugaan pelanggaran berdasarkan Perda Tibum.

“Apa yang dilakukan oleh KNPI, tentunya memiliki aspek – aspek yang mendasar dengan tujuan agar semua pembangunan taat hukum dan etik regulasi yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Bagus mengajak seluruh masyarakat ketika menemukan asas-asas unsur pidana untuk segera bersama-sama melaporkan.

“Niat kami bukan untuk menghalang – halangi pola investasi dan peluang kerja dengan adanya pembangunan di Kota Bogor, melainkan agar semua pembangunan di Kota Bogor ini bisa sejalan dengan regulasi hukum yang ada dan kami akan terus mengawal sampai etis regulasi dan hukum inj benar – benar di tegakkan,” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, Muhammad Sufi menilai Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor patut diduga korupsi terkait kasus adanya penebangan sejumlah pohon ilegal oleh pihak pengembang Transmart di kawasan Jalan KH Abdullah bin Nuh beberapa waktu lalu.

Dugaan itu merujuk dikeluarkannya steatmen Plt Wali Kota Bogor, Usmar Hariman yang menyatakan kabar sudah adanya koordinasi antara lembaga yang diberikan tanggung jawab dengan dinas terkait, tapi dinas tidak berhak memberikan izin, hanya berhak memberi rekomendasi.

“Seandainya benar telah melakukan “Abuse of Power” dan pelanggaran terhadap asas – asas umum pemerintahan yang baik (AAUPB) karena melakukan kebijakan yang bukan menjadi tupoksi wewenang institusinya, patut diduga Kadisperumkim telah melanggar ketentuan UU No. 28 tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” tegas Sufi saat konferensi press di gedung KNPI Kota Bogor, Kamis (03/05/18).

Sebelumnya, 18 pohon dari 28 pohon yang diajukan izin untuk ditebang oleh pihak Transmart sudah ditebang sebelum izin dari Wali Kota Bogor turun, hal itu sesuai dengan hasil sidak Plt. Wali Kota Bogor bersama KNPI Kota Bogor.

Menyikapi pelanggaran yang telah terjadi berdasarkan Perda No. 8 tahun 2006 tentang ketertiban umum pasal 6 huruf (g) berbunyi, menebang, memotong, mencabut pohon, tanaman dan tumbuh – tumbuhan disepanjang jalur hijau, taman – taman rekreasi umum kecuali atas izin Wali Kota. (*)

The post Kasus Pohon, KNPI Minta Pemkot Laporkan Pengembang Transmart appeared first on BOGORCHANNEL.



from BOGORCHANNEL https://ift.tt/2rhwvy1
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru