Pantun Unik Kuliner Kota Bogor Jadi Penutup Statement Bima-Dedie di Debat Pilkada 2018 

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Kekayaan kuliner Kota Bogor menjadi closing statement pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bima Arya-Dedie Rachim. Pernyataan mempromosikan diri dengan dibalut dalam pantun unik oleh pasangan nomor urut.3.

Hal tersebut ditujukan Bima dan Dedie usai penutupan sesi penutup debat publik perdana oleh KPUD Kota Bogor yang disiarkan langsung Metro TV, Sabtu (05/05/18) malam.

Dalam kesempatan yang diberikan satu menit, Bima-Dedie menyebutkan 6 aneka kuliner yang ada di Kota Bogor. Dedie Rachim memulai dengam closing statement melalui pantun.

“Sate Rebing Empang makyus rasanya.
Sop buntut Ma’emun tiada duanya.
Berkhidmat di KPK itu luar biasa.
Membangun Bogor itu panggilan jiwa “.

“Soto Pak Salam ada di Suryakencana.
Doclang mang Odik ada di Pasir Kuda.
Agar kota Bogor ramah untuk keluarga.
Kita menangkan nomor tiga ”

Kemudian, dilanjutkan dengan Bima Arya dengan menyebutkan:

“Pergi ke Empang makan Nasi Kebuli
Jalan ke Sukadamai cari Jambu Biji
Berpolitik jangan saling buli
Di Pilkada pilih sesuai hati ”

Tak hanya itu, Bima juga tampak memberikan sejumlah catatan bak Najwa Shihab, yang berisi:

“Anak milenial pilih pemimpin jangan asal. Pilih pake akal dan bukan soal modal. Calon pemimpin jangan saling jegal tapi harus ada program yang dijual”

“Jangan bebani milenial dengan gaya politik tua Apalagi bawa warisan dendam lama Politik harus riang gembira Bersama warga bangun kota ramah keluarga”

Sate Kambing Pak Rebing terletak tidak jauh dari Masjid Alun-alun, Empang, Bogor Selatan. Rumah makan itu berdiri kurang lebih sejak tahun 1980-an. Kelezatan sate kambing di sini cukup terkenal lantaram dagingnya yang empuk dan tidak berbau.

Kemudian Sop buntut Ma’emun bisa dibilang sop buntut legendaris di Kota Bogor. Ciri khas sop buntut Ma’emun adalah daging buntutnya yang empuk dan mampu terlepas dari tulangnya, tetapi masih menyisakan sedikit rasa kenyal.

Untuk menikmati sajian lezat ini, warga bisa mengunjungi rumah makan tersebut yang sudah tersebar di beberapa titik, di mulai dari kawasan Air Mancur, kemudian meluas hingga Bangbarung dan Jalan Salak.

Dan siapa sangka, Sop Buntun Ma’emun ini merupakan langganan istana, dimulai dari zaman Presiden Soekarno, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga terakhir Jokowi pun pernah menyantap sop legendaris itu.

Kuliner lain adalah doclang. Doclang merupakan salah satu kuliner khas dari Bogor yang terbuat dari potongan lontong, lalu dicampur tahu goreng, kentang dan telur rebus kemudian diguyur bumbu kacang.

Salah satu pedagang doclang yang cukup terkenal berada di Jalan Pasir Kuda, Kelurahan Cibalagung Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, yakni Mang Odik. Bumbu kacang menjadi kunci keunggulan dari Doclang Mang Odik karena rasa manisnya pas.

Dedie juga menyebutkan, kuliner Soto Pak Salam yang terletak di kawasan Suryakencana. Watung soto sederhana ini tak pernah sepi pembeli. Soto Pak Salam terdiri dari potongan daging dan jeroan sapi seperti babat, lidah, hati, dan paru yang disajikan bersama dengan kuah kuning berempah. Soal rasa, tak perlu diragukan lagi, dijamin kamu akan merasa ketagihan. Jika tak ingin kehabisan Soto Kuning Pak Salam, sebaiknya jangan datang setelah jam 7 malam.

Di kota hujan juga, juga banyak komunitas Arab. Nasi kebuli menjadi salah satu kuliner lezat.Pastinya di tempat keturunan Arab di Bogor bermukim, yakni kawasan Empang ada salah satu rumah makan yang menawarkan Nasi Kebuli nikmat, yakni RM Balad yang letaknya dekat Alun-Alun Empang.

Bagaimana, semoga bisa menjadi rekomendasi makan siang di akhir pekan ini ya Bogorians?

 

 

Tim Media Badra

The post Pantun Unik Kuliner Kota Bogor Jadi Penutup Statement Bima-Dedie di Debat Pilkada 2018  appeared first on BOGORCHANNEL.



from BOGORCHANNEL https://ift.tt/2HRpvSR
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru