Steatmen Petahana Didebat Publik Disorot Dewan

B-CHANNEL,KOTA BOGOR– Debat terbuka perdana kandidat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor diselenggarakan KPUD Kota Bogor selesai digelar. Debat menghadirkan empat pasangan calon tersebut mengangkat tema “Memajukan Daerah, Mensejahterakan Masyarakat”, disiarkan langsung Metro TV, Sabtu (05/05/18) malam.

Keempat kandidat adalah Achmad Ruyat-Zaenul Mutaqien, Edgar Suratman-Ginandjar Sefweely, calon petahana Bima Arya-Dedie Rachim dan Dadang Sugeng Teguh Santoso.

Disesi pertama, masing-masing pasangan calon dalam debat diawali dengan pemaparan visi, misi dan beradu gagasan program. Dilanjutkan dengan pertanyaan dari para fanelis bagi para paslon. Seterusnya, masing-masing kandidat bertanya dan masing-masing diberi waktu untuk menanggapi dari setiap para paslon, baik calon walikotanya juha wakil walikotanya.

Menariknya, disesi terakhir debat semakin hangat. Ada sesi dimana, para paslon melempar pertanyaan ke paslon lainnya. Pertanyaan spontan itu seputar isue permasalahan yang terjadi di Kota Bogor, mulai dari rerouting angkot, pembongkaran masjid Agung Bogor, kemacetan, salah satu BUMD yang kolep, belum maksimalnya pelayanan RSUD, hingga soal terbengkalainya rencana revitalisasi terminal baranangsiang pun diangkat dalam debat.

Lebih serunya, di sesi tersebut, saat pasangan calon nomor urut. 1 diberi kesempatan bertanya ke calon nomor. 3  Bima Arya yang juga petahana, menyangkut mandeg dan gagal lelangnya RSUD milik pemerintah. Namun, jawaban sang petahana menjadi sorotan publik uang menyaksikan jalannya debat. Dimana, menurut Bima Arya, gagal lelang dan mandeknya pembangunan RSUD karena kurangnya persetujuan dan dorongan dari legislatif, dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Menanggapi pernyataan sang petahana dalam debat, anggota DPRD Kota Bogor fraksi PDIP Perjuangan Atty Somaddikarya angkat bicara. Pasalnya, nama lembaganya (DPRD) dibawa-bawa sang petahana. Bahkan, pernyataan tersbebut tisak berdasarkan fakta.

“Disesi tanya jawab antara paslon 1 ke paslon 3 soal RSUD, argument kandidat nomor tiga memojokan DPRD.

“Saya sangat menyayangkan, marwah lembaga DPRD di remehkan sebagai lembaga pelayan rakyat. DPRD dua kali disebut dalam debat publik, seolah DPRD disudutkan dalam sesi tanya jawab seputar isue, khusunya soal proyek lelang RSUD Kota Bogor”kata Atty.

Atty menjelaskan dengan gamblang, terkait royek RSUD Kota Bogor DPRD sudah di dorong oleh Badan Anggaran DPRD sebesar Rp. 72 Milyar, Anggaran itu pun di setujui oleh semua Anggota Dewan.

“Pada tahun 2017 proyek yang sudah ada anggarannya itu harus gagal. Meski gagal DPRD terus mendorong kembali untuk masuk di biaya anggaran 2018 karena menyangkut kepentingan prioritas rakyat.

“Kok bisa DPRD yang di salahkan, media kan mencatat dan itu bukti kalau DPRD meneriakan pembangunan yang gagal lelang itu untuk di anggarkan kembali,” tegas Atty saat dihubungi melalui sambungan telephon, tadi malam.

Senada, pernyataan yang diangkat oleh petahana di debat publik disayangkan Wakil Ketua DPRD Sopian Ali Agam, dimana juga DPRD disebut tidak mendukung program pemerintah saat dipimpin Bima-Usmar.

Menurut politisi Gerindra, pada tahun 2011 seluruh dewan mengadakan reses bersama, masyarakat mengharapkan Rumah Sakit pemerintah. Dalam reses tersebut di sepakati kerjasama dengan pihak RS Karya Bhakti dan RS tersebut di ambil alih oleh Pemerintah.

“Tahap pertama dan kedua telah berhasil di realisasikan oleh Legislatif dan Eksekutif. Namun, sangat menyayangkan pada tahap ketiga, yaitu kerjasama dengan pihak ke tiga untuk membangun kamar RSUD yang di butuhkan, prosesnya mengalami kebuntuan dan gagal lelang meski DPRD sudah membantu menfasilitasi,” jelas Sopian.

Menurur Ketua DPC Gerindra Kota Bogor itu, ketiga tahapan pembangunan RSUD seharusnya bisa selesai dan tidak mengalami gagal lelang.

“Saat itu Pemkot sebagai lembaga Eksekutif belum menyiapkan payung hukumnya untuk mewujudkan ketiga tahapan itu, maka gagal lelang,” tuntasnya.

 

 

Reporter/foto.doc: Mahfuz

The post Steatmen Petahana Didebat Publik Disorot Dewan appeared first on BOGORCHANNEL.



from BOGORCHANNEL https://ift.tt/2FMv7bd
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru