Indikasi Pelanggaran Wewenang Penutupan Flyover Cileungsi

 tokoh

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Akses jalan flyover Cileungsi Kabupaten Bogor ditutup sementara selama dua hari (4-5 September 2018) untuk kepentingan syuting sebuah film layar lebar menuai kritik masyarakat pengguna jalan.  

Asisten Peneliti Network South East Asia Study (NSEAS) Muhammad Sabilillah mengungkapkan adanya indikasi pelanggaran UU Lalulintas, Hak Konsumen, dan Penyalahgunaan Wewenang terhadap penutupan sementara akses flyover Cileungsi akibat syuting film layar lebar berjudul Darah Daging.

“Jutaan masyarakat akan dirugikan lantaran mengganggu aktifitas perekonomian dan emergency, sebab jalur bawah fly over merupakan rawan kemacetan lalulintas,” ungkapnya di Cibinong, Senin (03/09/2018).

Dirinya meminta kepada pihak berwenang untuk segera meninjau ulang perijinan yang telah diberikan. “Urusan syuting itu bisnis, ada yang lebih penting yakni hak masyarakat pengguna jalan,” kata dia. 


Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyatakan telah izin penutupan flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor yang ditutup selama dua hari telah memiliki izin lengkap hingga tingkat Provinsi Jawa Barat. “Izinnya sudah lama. Kami ngasih izin terakhir, setelah semua pihak mulai dari tingkat desa sampai Satpol PP, Dishub kabupaten dan provinsi ngeluarin izinnya,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, Senin (03/09/2018).

Menurut Hasby, flyover ditutup tanggal 4-5 September ini karena digunakan untuk syuting film layar lebar berjudul Darah Daging. Namun ia menegaskan, penutupan tersebut tidak akan menimbulkan kemacetan parah karena hanya satu lajur dari arah Jonggol menuju Cibubur yang ditutup. (drs)



from Berita Bogor | Media Informasi Bogor https://ift.tt/2LYF7RU
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru