Pencanangan Jalan Tol NS-Link Bandung


BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pj. Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan  mencanangkan pengembangan Jalan Tol North South (NS)-Link dalam Kota Bandung, Rabu (05/09/2018). 

Tol ini untuk mengurai kepadatan di Kota Bandung, serta melengkapi konsep pengembangan jaringan Jalan Tol Kota Bandung terutama pada area dalam kota.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama mitra strategis, pemilik konsesi Jalan Tol Soreang-Pasirkoja, yakni PT Citra Marga Lintas Jabar dan BUMD PT Jasa Sarana telah melakukan kajian internal. Jalan tol ini akan memberikan alternatif agar dapat mengakomodir pergerakan kendaraan atau lalu lintas dari dan ke pusat Kota Bandung, kawasan wisata dan residensial, sehingga berdampak positif pada peningkatan ekonomi wilayah perkotaan.

Pj. Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan bersama Direktur PT Citra Marga Lintas Jabar Agus Winarso dan Harangan P Sianipar dan Direktur Utama PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pencanangan Pengembangan Jalan Tol NS-Link Bandung ini.

Iriawan mengatakan bahwa pihaknya secara langsung telah menghubungi Kementerian PUPR terkait progres pembangunan proyek tol ini. Hingga saat ini proses pengkajiannya sudah dilakukan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. “Semua sudah kami lakukan, saya sudah telepon Pak Menteri PUPR kebetulan direspon langsung dan sudah turun ke Dirjen Bina Marga, tentunya ada pengkajian,” kata Iriawan ditemui usai acara pencanangan. Saya ingin ini supaya betul-betul terlaksana. Karena, pertama untuk mengurai kemacetan dan kedua, akan ada ikon Kota Bandung yang cukup bagus,” lanjutnya.

Direktur Utama PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari menuturkan NS-Link hadir sebagai solusi di Kota Bandung. Jalan Tol Dalam Kota sepanjang 14,30 km akan berdiri diatas luas tanah 75.000 meter persegi.

Proses pembangunan akan terbagi tiga seksi, yaitu Seksi I Pasirkoja – Mohamad Toha sepanjang 7,60 km, Seksi II Mohamad Toha – Gatot Subroto 3,60 km, dan Seksi III Gatot Subroto – Surapati 3,10 km. Total investment cost proyek ini mencapai Rp. 8,491 Triliun dengan target konstruksi pada Triwulan IV 2019. (rilis)



from Berita Bogor | Media Informasi Bogor https://ift.tt/2Q6Zkbf
via IFTTT

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Bogor Terbaru